HEYgadys!

19'th xo! . communication'11 UNISBA . @djarieschool'88 . MC freelancer . i am an announcer . presenter . photography . purple addict . Allah is my Lord . Islam is my Life . Quran is my Guide . Prophet Muhammad is my Role Model . Heaven is my goal!!

twitter.com/gadyskuu:

God knows i’m falling in love

Tatapan matamu, mulai menjadi hal yang tak biasa dimataku. Caramu mengungkapkan pendapat, tak lagi menjadi hal yang kuhadapi dengan begitu santai. Renyah suara tawamu menghipnotis bibirku untuk melengkungkan senyum manis, menyambut lekuk bibirmu yang tersenyum saat menatapku. Aku tahu semua berubah menjadi begitu indah, sejak pembicaraan yang sederhana menjadi pembicaraan spesial yang begitu menyenangkan bagiku. Aku bertanya ragu, inikah kamu yang mampu membuatku melamun sepanjang waktu?

Tanpa kusadari, namamu sering kuselipkan dalam baris-baris doa. Diam-diam aku senang menulis tentangmu, tersenyum tanpa sebab sambil terus menjentikkan jemariku. Tanpa kesengajaan, kau hadir dalam mimpiku, memelukku dengan erat dan hangat, sesuatu yang belum tentu kutemukan dalam dunia nyata saat aku terbangun nanti. Hari-hariku kini terisi oleh hadirmu, laju otakku kini tak mau berhenti memikirkanmu, aliran darahku menggelembungkan namamu dalam setiap tetes hemoglobinnya. Berlebihan kah? Bukankah mahluk Tuhan selalu bertingkah berlebihan ketika sedang jatuh cinta?

Saat menatap matamu, ada kata-kata yang sulit keluar dari bibirku. Saat mendengar sapa manjamu, tercipta rasa yang begitu lemah untuk kutunjukkan walaupun aku sedang berada bersamamu. Aku lumpuh dan bisu, saat menatap matamu apalagi mendengar suaramu. Aku membiarkan diriku jatuh dalam rindu yang mengekang dan membuatku sekarat. Aku membiarkan diriku tersiksa oleh angan yang kau ciptakan dalam magisnya kehadiranmu. Astaga Tuhan, ciptaanMu yang satu ini membuatku pusing tujuh keliling!

Berani-beraninya kamu mengganggu pola makan dan jam tidur malamku. Setiap malam, ketika dingin menyergap tubuhku, aku malah membayangkanmu, bagaimana jika kamu memelukku? Bagaimana jika ini? Bagimana jika itu? Ah, selain indah ternyata kamu juga pandai menganggu pikiran seseorang, sehingga otakku hanya berisi kamu, kamu, dan kamu dalam berbagai bentuk!

Sepertinya aku mencintaimu…

By : Dwitasari

— 1 day ago
Mymp - friend of mine

I’ve known you for so long
You are a friend of mine
But is this all we’d ever be?
I’ve loved you ever since
You are a friend of mine
But babe, is this all we ever could be?

You tell me things I’ve never known
I’ve shown you love you’ve never shown
But then again, when you cry
I’m always at your side
You tell me ‘bout the love you’ve had
I listen very eagerly
But deep inside you’ll never see
This feeling of emptiness
It makes me feel sad
But then again I’m glad
[ Lyrics from: http://www.lyricsmode.com/lyrics/m/mymp/friend_of_mine.html ]
I’ve known you all my life
You are a friend of mine
I know this is how it’s gonna be
I’ve loved you then and I love you still
You’re a friend of mine
Now, I know friends are all we ever could be

You tell me things I’ve never known
I’ve shown you love you’ve never shown
But then again, when you cry
I’m always at your side
You tell me ‘bout the love you’ve had
And I listen very eagerly
But deep inside you’ll never see
This feeling of emptiness
It makes me feel sad

But then again
Then again
Then again I’m glad

— 1 day ago
Sepotong mimpi atau imajinasi ?

Derap langkah gelisah
memamah sepi yang terantuk kala itu
Aku memilih duduk di bangku yang sama
seperti pertama kali kita bertemu
seperti pertama kali pandangan kita saling mengunci

Senyummu memagut gundah
Renyah tawamu memacu detak jantung
Aliran darah berontak hebat
di balik urat
Saraf motorik…
Saraf sensorik…
Mati tergelitik!

Ramuan kata yang berotasi di otakku
mulai sibuk dengan majasnya sendiri
Sementara aku masih sibuk merapikan detak jantung
Sementara pandanganmu masih mengikat tubuhku
Mematung!
Sementara kita diam seribu bahasa
hanya kedipan mata yang bicara

Malampun kian mendesah
Hembusan anginnya meremas gerah
Semoga pertemuan ini bukan bagian imajinasi
Semoga kilatan lembut matamu bukan bagian dari sepotong mimpi

Kata-kata tertahan
Sementara cinta saling berebut bagian
untuk sebuah kenyataan
Lalu jemari kita saling bersentuhan
Di bawah sinar lampu redup yang berserakan


By : Dwitasari

— 1 day ago
Kamu, sepenggal kisah ku, yang mewarnai hariku di tahun 2012

Siang itu, aku menemuinya saat dia bekerja
Masih terngiang dipikiranku, saat dia menjabat tanganku
Senyum manis untukku, menyapa hangat kedatanganku
Memang rasanya detak jantung ini tak henti berdegup kencang
Mataku tak henti memandang indah wajahnya, dengan sebuah frame kacamata yang dipakainya

Sangat terkesan saat dia berkata, “yes! I know you now gadys 😊”
Jelas aku tidak bisa melupakan kata-kata itu
Pertemuan singkat yang membuatku semakin dekat dan semakin yakin
Nah! Thats you…

Yang terakhir yang aku selalu ingat dan akan selalu ada dipikiranku
Dia berkata, “sekarang aku sudah hapal kamu, gadys”
Ucapan syukur terlontar tanpa sengaja
Sejauh apa kamu bisa mengingatku seperti saat ini?
Di menepuk pundakku dengan celotehan lelucon yang khas yang sering aku dengar
Aku masih gak percaya ini nyata

Biasanya aku hanya mendengar suaramu yang menggelitik di gendang telingaku
Biasanya aku hanya memandang sebuah gambar di wallpaper handphoneku pertemuan kita yang pertama, the first sight
Biasanya aku hanya melihat tingkahmu dalam vidio di laptopku
Itu hanya biasanya yang aku lakukan, jika aku …

Di depanmu memang aku malu mengakui itu
Di depan Tuhanku aku terang-terangan membicarakanmu hingga detail

Aku tidak akan memintamu untuk menemaniku saat ini di sisiku
Tapi aku akan memintamu menemaniku untuk masa depanku
Jelas karena campur tangan Tuhan, semua itu bisa terkabul

Akhir bulan May,
Hari ini membuat ku bahagia seperti mimpiku menjadi nyata
Rasa lapar, rasa haus, dan rasa sakit kepala hilang begitu saja
Menjadi rasa senang yang tak terduga

Aku hanya minta satu hal untuk Tuhanku,
Apapun yang terjadi suatu saat nanti, dan itu bukan kamu, aku tetap yakin bahwa Tuhan ku mempunyai jalan terbaik untukku dan untukmu, apapun alasannya!
Aku hanya minta satu hal untukmu,
Ingatlah aku esok hari, sama seperti engkau mengingatku saat ini..

Danke Schon, dear!

GadysFatihah, 2Juni2012’ 01.36 πŸ’‹πŸ’œ

— 1 day ago
"Seharusnya dosen itu gak perlu ngomong RAS sunda dengan jawa! itu kan privasi.. Jadinya kan gue diejekin gak bener! Dasar yang ngejekin gak dewasa!!!!"
— 1 day ago

Sehari sepulabng dari abis ketemu Ario

Merasa tenggorokan sakit, biasanya tanda2 gejala influenza 😰😨😱😭
Aku :bu, tenggorokan ku sakit
Ibu :minum obatnya ayah coba, cari di meja makan
Aku :kayanya ini mah ketularan deh bu
Ibu :ketularan siapa emang kamu?
Aku :ketularan ario, hahhaha soalnya kemaren pas foto bareng dianya lagi sakit juga
Ibu :terus urang kudu jemur baju???
Aku :hahahahahaha πŸ˜ƒπŸ˜πŸ˜„ sehati itu teh tandanya
— 1 day ago
[Flash 9 is required to listen to audio.]

KATA DEMI KATA
JALIN DENGAN INDAH
UNTUK MENGURAIKAN
MAKSUD HATI

KEBERANIKAN DIRI
UNTUK MEMULAINYA
TAPI MENGAPA BIBIRKU
TAK DAPAT BERGERAK, TERASA BERAT

OH, MALUNYA HATI INI
BILA KUINGAT SAAT ITU
KAMI HANYA SALING BERPANDANGAN
DAN TERDIAM TERPAKU
OH BULAN TOLONGLAH DAKU
KATAKAN PADANYA
KUCINTA DIA….

KUBERANIKAN DIRI
UNTUK MEMULAINYA
TAPI MENGAPA BIBITKU TERASA BERAT

MALAMPUN KIAN BERLALU
KAMI SALING TERPAKU
DIAM SERIBU BAHASA
HILANG SEMUA KATA
YANG TERANGKAIKAN

— 1 day ago
[Flash 9 is required to listen to audio.]

Mengais Masa Lalu

Kamu selalu mengajariku mengais-ngais masa lalu
Memaksaku untuk kembali menyentuh kenangan
Terdampar dalam bayang-bayang yang kau gurat secara sengaja
Seakan-akan sosokmu nyata
Menjelma menjadi pahlawan kesiangan
Yang merusak kebahagiaan

Dalam kenangan
kau seret aku perlahan
Menuju masa yang harusnya aku lupakan
Hingga aku kelelahan
Hingga aku sadar
bahwa aku sedang dipermainkan

Inikah caramu menyakitiku?
Inikah caramu mencabik-cabik perasaanku?
Apa dengan melihat tangisku
itu berarti bahagia buatmu?
Apa dengan menorehkan luka di hatiku
berarti kemenangan bagimu?

Siapa aku di matamu?
Hingga begitu sulit kau melepaskanku dari jeratanmu

Apakah boneka kecilmu ini dilarang untuk bahagia?
Apakah wayang yang sering kau mainkan ini dilarang untuk mencari kebebasan?
Mengapa kau selalu perlakukan aku seperti mainan?
Kapan kau ajari aku kebebasan?

Ajari aku caranya melupakan!
Meniadakan segala kecemasan
Meniadakan segala kenangan

Nyatanya derai air mataku
Hanya disebabkan olehmu

Ajari aku caranya melupakan
Sehingga aku lupa caranya menangis
Sehingga aku lupa caranya meratap
Karena aku selalu kenal air mata

Aku hanya ingin tertawa
Sehingga hati aku
mati rasa akan luka

@dwitasaridwita

— 1 day ago
Untuk….haruskah ku sebut namamu?

Berkali-kali aku mengelak. Ini hanyalah ketertarikan sesaat, ini hanyalah rasa yang akan padam termakan hari. Untuk seterusnya, aku selalu menganggap hal ini biasa. Sampai pada suatu ketika, aku merindukan suaramu, menyentuh lembut gendang telingaku. Sejak pertama kali mendengar suaramu, seperti ada sentuhan asing yang menyentuh indra pendengaranku. Sekelebat suara seperti terus merasuk di otakku, suara siapa lagi kalau bukan suaramu? Iya… pemilik suara itu adalah kamu.

Lalu, suaramu berlari, pergi menghilang dari udara. Detik itu seakan-akan berhenti dan membeku. Menit yang tadinya penuh dengan kupu-kupu berterbangan sekejap berubah menjadi tawon yang seakan menyekat kulit. Semua berbeda! Senyum yang sejak tadi melenggang di bibirku berubah menjadi muka yang melipat, seperti menyesali kepergiaan sesuatu. Iya… kepergian pemilik suara itu, kamu harus pamit dari udara! Dan… aku terluka!

Aku menunggu hari yang sama agar bisa kembali mendengar bisikkan suaramu yang menderas dan menggema dalam telinga dan hatiku. Kalau aku boleh bercerita tentang perjuanganku, aku seringkali mencari-cari berita dan kabar tentangmu. Mungkin, kamu tak mau tahu dan tak mau mengerti. Karena, ini bukan perasaan penting, yang harus kubesar-besarkan. Toh, aku menikmati detik-detik aku mencari-cari bayangmu di tengah luasnya dunia maya.

Sebut saja aku bodoh, karena bisa begitu saja tertarik hanya karena mendengar suaramu. Sebut saja aku abnormal, karena mulai merasa gelisah jika dalam rentan waktu tertentu tak mendengar suaramu. Kembali ke bagian awal, ini bisa saja hanya ketertarikan sesaat. Lagipula, aku tak berani menganggumu, apalagi menyapamu lebih dulu, apalagi mengetahui berita terhangat tentangmu. Jadi… aku hanya bisa mendoakanmu. Tak lebih. Dan berharap semua mengalir dan berjalan seperti ini. Dan berharap perasaan bodoh ini tak meletup dan mencuat lebih kuat lagi.

Kamu menceritakan tentang surga di telingaku. Kamu malaikat yang menyanyi merdu di telingaku.

Tentu saja, aku tidak akan berbicara banyak. Aku tak akan menyakinkanmu untuk mengenalku lebih jauh. Aku juga tak akan menyadarkanmu tentang sosokku. Aku tentu saja tak akan memaksamu untuk mengetahui sosokku yang bukan siapa-siapa ini. Kamu tentu tak mengetahui sosokku yang tersembunyi di antara ribuan pendengarmu. Aku terlalu kecil dan bukan siapa-siapa bagimu. Cukup! Tujuanku memang bukan itu

Aku hanya tak ingin kegilaanku mengusik hari-harimu.

Semoga setiap minggu kita bertemu di udara ya :)

dari pendengarmu
pengikut setiamu
pemuja sisi gelapmu


*dwitasari*

“Untuk seseorang yang untuk ku jadikan masa depanku πŸ™, gadys”

— 1 day ago
The second meet wif arioastungkoro 😍😜

The second meet wif arioastungkoro 😍😜

— 1 day ago